#30haribercerita Migrasi dari instagram 12/30

January 12, 2017

Basicly, saya tipe orang yang suka hapus hapus foto di Instagram kalau tiba tiba saya berubah pikiran jadi nggak suka sama fotonya, atau nggak suka sama captionnya. Padahal ya... foto dan caption itu rata rata saya buat sendiri. Sayangnya foto saya di instagram akhir akhir ini adalah foto yang diikut sertakan dalam ajang @30haribercerita. Kalau dihapus, nanti ada cerita saya yang kehapus juga. Tapi gimana dong? saya kadang sedih liat instagram berantakan karena saya upload fotonya asal asalan. Asal nemu foto, langsung pasang aja. Hahhahaa.

Jadi...
Sekarang.
saya berniat memindahkan cerita cerita instagram itu kesini, ke blog ini.
Supaya juga dapat terdokumentasi dengan baik. *tsahh.
Supaya siapa tau kalau lagi bete bete hapus hapus foto di Ig, maka cerita mini @30haribercerita itu masih tersimpan disini.

Semoga kalian berkenan ya wahai pembaca pembaca blog yang tak kutau apakah kalian setia? *eaa.

12/30 Januari 2017 - Lampu Merah


"Ada gak ya lampu merah yang lebih lama dari lampu merah ini?"
"Haha kalau ada, mending gausah lewat situ deh"
"Kenapa?"
"Karena menunggu itu melelahkan"
*kemudian curhat*


Di Jakarta, lampu merah lebih dari 5 menit itu sudah biasa. Apalagi lampu merah yang ini, pernah saya iseng nyalain stopwatch dan ternyata lampu merah ini membuat kita berhenti selama 7 menit.
Bisa lah matiin mesin dulu.
Terus kita ngopi ngopi, sambil main gaple. Atau kalo gaple udah ngga hits, bisa lah kita main UNO. Eh iya jangan main gaple, itu judi. wkwk.

"Eh gimana kalo kita buka warung disini?"
"Hahhaa warung apa?"
"Warung Tegal"
"Mau viral di internet buka warung tegal disini?"
"Eh iya deng, gak mau viral, nanti di hujat."

Dan 7 menit kemudian, lampu kuning menyala. Suara mesin mesin kendaraan yang sempat dimatikan kini di nyalakan kembali.
Brum brum.
Tiiiiin tiiiiiiiiin tiiiiiiiiiiiin.


"Belum juga lampu hijau, udah bunyi aja klaksonnya"
"Iya nih mereka itu mikir apa ya?"

Dan sedetik kemudian lampu hijau menyala.
Tiiiiin tiiiiiiiiin tiiiiiiiiiiiin.
Tiiiiin tiiiiiiiiin tiiiiiiiiiiiin.
Tiiiiin tiiiiiiiiin tiiiiiiiiiiiin.


Suara bell alias klakson dari kendaraan di belakang semakin nyaring terdengar. Padahal, yang paling depan juga lagi jalan pelan pelan.


Kalau udah kayak gini pingin rasanya turun dari motor, terus ngingetin si pengguna kendaraan yang memencet bel dengan brutal.
"Sabarlah!
Jakarta ini sudah banyak polusi udara, haruskah ditambahi dengan polusi suara di setiap perempatan lampu merah?"
#30haribercerita #30hbc1712

***

You Might Also Like

2 tanda tangan

  1. Bhahahak. Kalo yang satu ini saya juga sering dapat li'. Saya sering suka iseng singgah lama2 klo lagi ada mobil dibelakang yg daritadi klakson pas lampu merah. Nah, pas lampu hjau, saya iseng nggk jalan2 deh. Nunggu pengemudinya keluar dari mobil, klo udah kluar, baru deh tancap gas. Hahaha.

    Sekali2 kita harus kasih pelajaran orang2 egois yg kayak gitu li'. Emng dia pikir kita bkalan bermalan tinggal didepan lampu merah.

    ReplyDelete

Tanda tangan berupa ketikan komentar di perbolehkan. GRATIS! ^^

Entri Populer

Challenge

Mau Liat Post yang lain?

@khoirurosida on Instagram