#30haribercerita Migrasi dari instagram 3/30

January 03, 2017

Basicly, saya tipe orang yang suka hapus hapus foto di Instagram kalau tiba tiba saya berubah pikiran jadi nggak suka sama fotonya, atau nggak suka sama captionnya. Padahal ya... foto dan caption itu rata rata saya buat sendiri. Sayangnya foto saya di instagram akhir akhir ini adalah foto yang diikut sertakan dalam ajang @30haribercerita. Kalau dihapus, nanti ada cerita saya yang kehapus juga. Tapi gimana dong? saya kadang sedih liat instagram berantakan karena saya upload fotonya asal asalan. Asal nemu foto, langsung pasang aja. Hahhahaa.

Jadi...
Sekarang.
saya berniat memindahkan cerita cerita instagram itu kesini, ke blog ini.
Supaya juga dapat terdokumentasi dengan baik. *tsahh.
Supaya siapa tau kalau lagi bete bete hapus hapus foto di Ig maka cerita mini @30haribercerita itu masih tersimpan disini.

Semoga kalian berkenan ya wahai pembaca pembaca blog yang tak kutau apakah kalian setia? *eaa.


3/30 Januari 2017 - Dokter gigi



Dokter gigi bagi sebagian orang mungkin terdengar menakutkan bahkan tidak jarang ada orang yang lebih baik sakit gigi daripada harus bertemu dokter gigi lalu mendengarkan suara bor menembus gigi, bahkan ada yang waktu masih kecil percaya gigi susu bisa lepas sendiri tanpa harus dibantu dengan dokter gigi.

Hal itu tidak berlaku bagiku. Waktu kecil aku pernah membiarkan gigi susu tanggal dengan sendirinya, ternyata pas ke dokter gigi masih ada gigi yang tersisa. Sejak saat itu, ibuku selalu membawaku ke dokter gigi untuk cabut gigi susu. Tapi, sejak kecil pula dokter gigiku adalah dokter gigi gratis fasilitas dari tempat kerja ayah. Dokter gratisan

Karena sejak kecil terbiasa ketemu dokter gigi, pas udah gede pun jadi sering ke dokter gigi. Bukan, bukan karna ketagihan. Tapi karena pada dasarnya saya butuh dokter gigi, karena gigi ini rapuhhh sama kayak hati. *eaa


"Bu kenapa ya aku udah rajin sikat gigi tapi masih aja ada gigi yang bolong?", Tanya ku pada ibu.
"Hmm iya kayaknya salah ibu. Dulu waktu kalian masih kecil, tiap bikin susu ditambah lagi sama gula", dan begitulah pengakuan ibuku.



Jadi nanti kalau udah jadi Mahmud (mamah muda). Jangan sekali kali nambah gula ya kalau lagi ngeracik susu untuk anak anak kalian. Niatnya mungkin biar hemat. Takarannya 4 sendok, jadi cuma 2 sendok karna manisnya dibantu sama Gula.

Tapi efeknya?
Hahaa.

Biaya dokter gigi bakalan lebih mahal, apalagi kalau bayar sendiri alias bukan dibayarin kantor. Apalagi dokter giginya di Jakarta. 😂 #30haribercerita #30hbc1703

***

Dan lagi lagi di tulisan hari ketiga 30haribercerita ini, saya lebih banyak menggunakan kata "Aku" untuk menggambarkan diri sendiri.
Jadi galau sebenernya enakan "Saya" atau "Aku" ya kalau untuk nulis di blog?

You Might Also Like

2 tanda tangan

  1. Disini juga pake kata "aku" padahal kesannya nggk sedih2, rindu. Tpi malah lucu, haha.
    Sya dapat pelajaran bagus ditulisan ini.
    Kalo mau bikin susu, nggk usah dikasih gula. Noted!

    ReplyDelete

Tanda tangan berupa ketikan komentar di perbolehkan. GRATIS! ^^

Entri Populer

Challenge

Mau Liat Post yang lain?

@khoirurosida on Instagram