Pulau Kodingareng keke Makassar - Pantai yang indahnya nggak nyantai

January 28, 2017


Sebelum melanjutkan cerita jalan jalan ke Bali di awal 2017, saya mau melunasi hutang hutang posting beberapa perjalanan yang sudah terjadi di bulan November 2016. Perjalanan akhir november 2016 ke Makassar ini adalah perjalanan yang bisa di-ibarat-kan dengan pepatah "sambil menyelam minum Air". Tujuan utama untuk ke Makassar kali ini bukanlah semata mata untuk liburan belaka, melainkan untuk kondangan sebenernya. Setelah selesai urusan jadi bridesmaid yang penuh drama, maka keesokan paginya kami memutuskan untuk mencicipi suasana pantai dan suasana bawah laut di Makassar. Dengan sigap, para teman teman kantor yang asli Makassar mengajak kami kami yang dari kantor Jakarta ini untuk plesir ke Pulau Kodingareng keke Makassar.

*gini nih enaknya kerja di kantor yang tersebar di seluruh Indonesia* hihi


Pulau Kodingareng keke Makassar adalah pulau kecil yang kosong dan tidak berpenghuni. Berjarak kurang lebih 14 km dari pesisir Makassar (Lebih tepatnya Losari). Pasir di sekitar pantai di pulau ini sangatlah putih bersih, namun ada beberapa bagian pantai yang pasirnya sedikit berkerikil atau banyak karang kecilnya. Hanya ada satu pohon yang tumbuh disini. Akan ada penjual yang berjualan snack, dan minuman di bawah satu satunya pohon yang tumbuh disana. Namun pada hari hari tertentu pula, tidak akan ada penjual sama sekali. 

Tapi tetep, sampahnya dibawa pulang yaa jangan ditinggal disana.
Nanti nangis dia kalau di tinggal.


Maaf ya. Gininih traveller egois.
yang di upload ya yang gambar dirinya bagus aja.
*kemudian berlindung dari timpukan hujatan*

Sebelum naik perahu kiyuut kecil imut nan manja ini, kami berhenti dulu di Benteng Fort Rotterdam. Keliling sebentar ke sekitar benteng, selfie selfie sebentar, foto foto sebentar. Kami sekalian sarapan pagi sebentar di sebelah Benteng Fort Rotterdam selagi teman teman yang asli sana mencari perahu sewaan untuk mengantarkan kami kami menyebrang ke Pulau Koding Areng Keke Makassar. 

Bytheway, dermaga penyebrangan untuk menuju Pulau Kodingareng Keke Makassar ini lokasinya tepat di sebrang Benteng ini.

Sayangnya, saya tidak berniat untuk posting tentang Benteng Fort Rotterdam Makassar ini karena waktu kami kesana, kami hanya benar benar singgah tanpa ada tujuan untuk eksplore si Benteng Fort Rotterdam Makassar itu sendiri. Tapi tetep sih, kemanapun saya pergi saya selalu punya foto foto tempat yang saya singgahi. 

Btw buat masuk ke Benteng ini, kami hanya disuruh bayar se-ikhlas-nya aja. Kayak amal jariyah di masjid, seikhlasnya. Kayak kamu kalau lagi minjemin pacar ke temen, seikhlasnya. Tapi banyakan ga ikhlasnya sih, karena pacar bukan barang yang bisa dipinjam pinjam. 


Pagi itu pukul 9.45 di Benteng Fort Rotterdam Makassar. Suasana foto diatas pasti terlihat asri dan hijau, mungkin kalian membayangkan betapa sejuknya suasana pagi itu. Tapi sejuk itu hanyalah ekspektasi, karena realitanya adalah : CUACANYA PANAS BEGETE. Ya panas banget, foto aja sampe harus menyipitkan mata gitu, kayak lagi kedip kedip ke Om Om.

Om telolet Om.

Jam 10 di Jakarta, mungkin panas juga tapi ternyata nggak seterik Panasnya matahari di Makassar. Maka dari sini saja saya sudah was was, harus pake Sun Block setebel apa nih di Pulau Kodingareng Keke nanti?

"Ayok perahunya sudah siap" , Kata Bang Ibad dan Bang Yudi yaitu PIC jalan jalan kali ini. Mereka adalah karyawan yang sedang bekerja di Makassar sana.
"Sewa berapa perahu kita?", tanya salah satu dalam rombongan.
"Duaaaaaaaaaa~~~~", jawabnya sambil gaya ayu ting ting di iklan sarimi isi dua.
"Harganya?"
"Masing masing 600 rb PP"
"Oke sip"

Kalau dihitung hitung lumayan juga harganya, nggak terlalu mahal. Karena 1 perahu bisa ditumpangi sampai 6 -10 orang, jadi bisa dibagi sendiri lah per orangnya bayar berapa untuk perjalanan PP Dermaga - Pulau. Gak lebih dari 100rb per orang,

suasana dermaga disebrang benteng Fort Rotterdam Makassar.

Dermaga yang saya maksud ini kondisinya cukup Miris karena di pinggiran terdapat banyak sampah yang sudah saya sembunyikan dari tangkapan layar kamera agar gambar tetap mempesona. Ya maklum juga sih karena dermaga ini bukan di-khususkan untuk kegiatan wisata melainkan sekalian dengan aktivitas nelayan pada umumnya. Becek, amis, sampah dimana mana, dan di bagian kiri dermaga ada Kapal karam yang sudah berkarat. Infonya rongsokan itu sedang dalam proses lelang dan ternyata meskipun kapal karam itu sudah tidak digunakan lagi, harganya tetap mahal bro sampe ratusan juta. Kalau menurut info yang saya dapat sih, bisa mahal karena besi yang ada di kapal itu kokoh tak tertandingi kayak slogannya Semen Gresik. Ya, curi aja kapal karam disini, siapa tau bisa di jual buat modal nikah (?)

Sebelum ke Pulau Kodingareng keke, kami akan menempuh perjalanan goyang goyang diatas perahu selama 30 menit untuk mampir ke Pulau Samalona terlebih dahulu. Di pulau samalona inilah kami akan menyewa beberapa perlatan Snorkling. 

Sebenernya di pulau samalona ini sudah terlihat aktivitas beberapa orang snorkling. Waktu saya tanya "Apakah disini tempat snorklingnya?" maka jawabannya adalah "bukan"

Masih akan ada 30 menit lagi perjalanan naik perahu manja menuju Pulau Kodingareng keke jika di hitung dari pulau Samalona ini. Waktu perjalanan bisa berbeda tergantung perahu yang digunakan dan kondisi Cuaca juga.

Btw nama pulaunya lucu ya. Sama lona.
Sama kamu nya.... kapan?
Eaaaaaaaaaaaaaaaaa.

Bentar, sebelum saya lanjut cerita saya kasih yang seger seger dulu ya. Seperti yang saya bilang di atas, kemanapun saya pergi saya selalu punya foto foto tempat yang saya singgahi.

Foto seger seger di Pulau Samalona.
Sebenernya mau pose di atas laybag, tapi saya jatuh jatuh terus.

Ndeso.
.
.

Waktu di Pulau Samalona ini saya lagi Galau antara mau ikut snorkling apa engga?
Sewa alat Snorklingnya sih murah cuma 40rb rupiah, tapi saya takut......


takut item.

huahahaa. 

Takutnya tiba tiba nanti ada yang ngelamar saya tahun ini dan saya lagi gosong kebanyakan snorkling kan gak lucu. Setelah meneguhkan hati saya akhirnya membulatkan tahu eh tekad, "OKE! saya ga ikut snorkling kali ini!"

*tapi waktu di atas perahu perjalanan 30 menit dari Pulau Samalona ke Pulau Kodingareng Keke, saya nangis tiba tiba tak tertahankan. Air mata turun begitu saja tanpa tau malu kalau disitu lagi banyak rekan kerja*

*Dasar cengeng*

Antara pengen nyebur, tapi takut hitam dan kebetulan saya juga lagi dapet, dapet hidayah buat insyaf dari plesir tiada ujung. Maka saya akhirnya berhenti nangis. Yaudah Rapopo. Nanti di pulau foto foto aja.


Btw foto foto dibawah ini kayaknya akan makin silau untuk dilihat. Siap siap pake kacamata pantai deh buat lanjut baca postingan ini.


Welcome to pulau Kodingareng keke Makassar ! :D
After 30 minutes sailing with the boat, here it is the beautiful Island in South Makassar.
SULSELalu di hati <3

Kesan pertama waktu sampai disini adalah tak henti hentinya mengucap
"MASYA ALLAAAAH"
Bagusnya..
Hehehe sebenernya itu pencitraan sih. Padahal waktu di TKP bukan bilang masyaallah, tapi cuma WAAAH WAAAAH gitu aja.

Nah semoga dengan membaca postingan ini kamu dan kamu jadi bisa mengambil hikmah, kalau kagum sama sesuatu mending bilang Masyaallah bukan Wah Wah gitu aja.

*Iya mamaaah dedeeeh iyaaaah*

Iya deh seenggaknya ambil hikmah aja, jangan iri terus kalau liat postingan di Blog ini jalan jalan terus. Iri itu gak boleh kata bu Guru. 

Bilang Masyaallah sambil loncat loncat.

Dan.. disini.. di Pulau Kodingareng keke ini tidak banyak pohon yang bisa digunakan sebagai tempat berteduh. Lantas dengan adanya dermaga ucapan selamat Datang di Pulau Kodingarengkeke Island ini, saya sudah sangat berterimakasih kepada pemerintah setempat yang "Peduli" akan mbak mbak traveller yang takut item macam saya ini. Ya setidaknya ada tempat berteduh kan? Dari teriknya sinar aura wajahmu wahai matahariku.

Di bawah dermaga saya bisa melihat dasar pasir dalam air yang masih dangkal, banyak hewan bulu babinya. Dan karena penasaran, salah satu teman saya mengambilkan Bulu babi itu kedaratan untuk dilihat. Weh, ternyata bulu babinya gerak bro! gak kayak bulu hidung yang stay elegan nempel dihidung gitu. Apalagi Bulu kaki, yang kalau di cabut bakal ada suara "Aw Aw". Beda ternyata weh.

Bulu babi. Beda sama Bulu hidung atau kaki.


Berteduh ni ceritanya.


Setelah perjalanan kurang lebih 1 jam dari Benteng Rotterdam ke Pulau Kodingareng keke makassar ini, ternyata matahari sudah tepat berada di Atas kepala. Dengan ini saya bersyukur karena tadi akhirnya nggak jadi ikut snorkling.

Saya mah, travel blogger gagal. Hahaha.

Matahari tepat di atas kepala. Panasnyaaaaaaaaaaaaaa.


Temen temen yang terjun snorkling, sementara saya cuma bisa menatap dari Dermaga.
Yang lagi berdiri berdiri itu jangan di contoh ya, mereka harusnya renang.


Baiklah karena saya nggak ikut snorkling, saya akan membagikan foto foto snorkling yang di tangkap oleh salah satu teman bernama Mas Wahyudi.

Maaf ya jangan ngiler!

Underwaternya keren banget.
Indahnya nggak nyantai!


3 Foto underwater pertama adalah karang karang bawah laut di keadaan air yang masih dangkal. Kalau mau liat yang lebih bagus dan banyak lagi, silahkan menuju laut yang agak dalam untuk liat karang bawah lautnya. Harus renang kesana, dilarang jalan jalan di atas karang yang dangkal posisinya karena itu bukan Mall tempat kalian jalan jalan apalagi shopping. Lagian kalau jalan jalan itu rawan kena bulu babi meskipun sudah pakai alat snorkling di kaki. 

maka berenanglah kawan!

Berakit rakit kehulu, berenang renanglah kelautan. Karena nanti kalau nggak renang, kakimu kena bulu, bulu babi. Kalau gabisa renang cukup ngambang dan gerakin tangan, kan udah pakai pelampung.

Kalau ini film finding dori. Maka saya akan berkata 
"Hey I Found Dori in Pulau Kodingareng keke Makassar"


3 Gambar underwater berikutnya adalah gambar karang bawah laut di kedalaman air yang lebih dalam. 

Gambar diatas adalah dari Video diambil oleh Mas wahyudi. Seperti biasa saya screen capture video video itu buat di jadikan gambar. Jadi maaf ya kalau gambarnya gak Hi-Res. Metode ini saya pakai juga waktu lagi main paralayang di Malang. Video dulu, screen shoot screen shoot kemudian.


"Namaku Wahyudi ya, yang menemani", begitu katanya. 
Disuruh nulis nama dia di blog ini.
numpang tenar doi.

Hikmah dari saya nggak ikut snorkling adalah:
Saya malah poto poto sama temen temen cewek yang lain.
Hahaha.




Okelah.
Rapopo.
Asyik juga.


Sebenernya masih banyak foto foto kece instagramable yang mau saya share tapi kayaknya postingan ini sudah terlalu panjang jadi saya sudahi saja dulu yah.
Intinya Pulau kodingareng keke mah Pantainya indah gak nyantai, keren banget. Ugal ugalan. Kacau! Pecah!
Kratak!

Loh kok kratak.. itu kan suara hati para jomblo.
Huahahaa.

Mana ada Travel blogger takut hitam?
HA?

Tips Travel Summary

  • Akses menuju Pulau Kodingareng keke bisa dengan menyewa perahu motor dari Dermaga depan benteng Fort Rotterdam makassar atau dari Dermaga Kayu Bangkoa.
  • Harga Perahu motor yang bisa disewa Sekitar Rp. 600rb untuk ukuran perahu 6-10 Orang (ini update per November 2016)
  • Sewa alat snorkling bisa di Pulau Samalona dengan Harga sekitar 40 - 50 rb (ini update per November 2016)
  • Perhatikan cuaca, kalau sedang badai jangan berangkat. *yaiyalah!*
  • Cuaca terbaik menurut bapak supir perahu adalah dari bulan Mei - Oktober karena sedang cerah cerahnya. Kami kesini bulan November lagi cerah berarti HOKI.
  • Jangan lupa bawa sunblock yaaa karena panas banget, tak ada tempat berteduh senyaman hatimu.
  • Jangan lupa bawa cemilan karena penjual belum tentu stay tiap hari di pulau Kodingareng keke ini.
  • Jangan lupa inget Allah dimanapun kalian berada. Mantap! Allahuakbar!
  • Pastikan waktu kesini batre hape atau kamera full, karena kalau nggak ikut snorkling wajib foto foto karena pantainya keren. Indahnya gak nyantai!
***

Yang belum pernah ke Makassar atau pulau lain selain tempat tinggalnya, semoga nanti bakal di kasih rejeki dan waktu buat jalan jalan keliling Indonesia sama Allah. Yang penting sekarang usaha, sing penting yakin!

Ketik amin, dan lihat apa yang akan terjadi.

You Might Also Like

32 tanda tangan

  1. Kenapa dulu waktu aku tinggal di Sulawesi ga sadar destinasi keren -_-
    waktu itu pernah juga di Ujung Pandang....yhaaa waktu itu, waktu umur 2-4 tahun :) huwahahahaha. Ketika MTMA belum ada [?] dan aku belum teteh ngomong wkwkkww. Waaaaa sukaaaa. Airnya bening kayak kristal, crystal clear gitu yaa, yhaaa xD

    Ih hitam itu keren kak, eksotis, kayak Amerika Latin [?]

    ReplyDelete
    Replies
    1. ooh kamu pernah tinggal disana toh ?
      Wah sayang sekali haha.
      Kadang emang yang dekat itu terasa biasa saja, kita malah main nya ketempat2 jauh.

      Heeh bagus cerah pantainya. keliatannya sih biru, tapi faktanyaa itu panas banget.

      Delete
  2. Gue orang bugis blm pernah jalan2 keluar kota Makassar dong. Kemane aje. Wkwkwk..
    Pulaunya bagus. Lautnya jernih dan sepi gitu. Cucok nih buat yg pengen prewed minus nggak takut hitem 😂😂 Insya allah kapan ya ada rejeki bisa jalan2 lagi. Mana aja deh yg penting jalan. Wkwk derita anak kantoran jakarta. Ntr gw pindah kantor aja, jalan ampe puas. Aminn wait me on March lah ya. #curhatabis 😎😎

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah aku baru tau kalau kak pua ini orang bugis :D
      Bener bagus meskipun cuma sekecil itu.

      Hhahaha ah pantai mana sih kak yang gak bikin item?
      orang panas banget hahaha

      mau pindah kemana emangnya ?

      Delete
  3. Lihat pantainyaaaa. .... Jadi pengen berenang sampe item. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha..
      Istighfar mbak

      biasanya kalau udah item baru nyesel wkwk

      Delete
  4. asyiik, bisa jadi tempat bulaan madu ni. selain bali . :D

    ReplyDelete
  5. Pantai mana yg ga bikin item mba? Wakaka... kan asek bersnokling riaa..

    ReplyDelete
  6. Huhu foto2nya cakep bikin mupeng mau k sana.. noted y mba..

    ReplyDelete
  7. salam kenal Mba. eh btw, cakep banget ya pantainya. asri dan masih terjaga kebersihannya. ini pantai berkelas. semoga yg datang ke sini juga turut menjaga kelestarian dan kebersihan pantainya. Sekali lagi, salam kenal. monggo mampir blog saya

    ReplyDelete
  8. Mbak kapan ada rencana main ke Karimunjawa? Bair aku jadi pemandunya *eh akakakkakakak

    ReplyDelete
  9. Bikin mupeng liat toscatosca aer laut emang.

    Itu bentengnya rame banget yaaaaaa pengunjungnya. Mau selfie2 manja radak gaenak pasti

    ReplyDelete
  10. Aku kenapaaaa baru tau ada pulau sekeren ini di Makassar. Selama ini aku tahunya Selayar aja. Meh~

    Tentang dermaga yang kotor ituu, hiks. Di Losari aja sampahnya na'udzubillah, buanyak banget dan bau pesing TT. Itu foto snorkeling yang awal-awal baru baru nyebur kan, Lel? Yakali cetek gitu ngapain snorkeling. Nyelem aja udah, wakakak.

    Yang dipikirin selanjutnya adalah nyari temen ke sana, kalau cuma sekeluarga rugi bandar ya. Etapi kali aja ada yang mau nyebrang juga jadi bisa barengan. Kok aku heri ya, heboh sendiri. Hahaha xD.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah next time kalau ke makassar aku maulah ke selayar kayaknya bagus juga hahaha.

      Iya losari karna emang spot wisata kali yah. Apalagi banyak yang dagang kan ya disana.

      Sebenernya kalau lagi rame dan nggak bareng rombongan katanya bisa lho beli tiket satuan mbak

      Delete
  11. Wahaha minjemin pacar ke orang. Ada-ada aja ah..

    Gila keren banget ini tempat. Eh, masya Allah maksudnya. Hehe. Bulu Babi-nya keren banget euy. Sejauh ini cuma pernah liat di tv, belum pernah liat langsung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi alhamdulillah son agia belajar dari mamah dedeh

      Delete
  12. (((MAMAH DEDEH)))) ingin kutertawa tapi kutahan
    Oke Lail, ini semua fotonya mupeng kecuali foto underwaternya teman km yang miring posenya wkwkwkwk *canda ding*

    www.extraodiary.com

    ReplyDelete
  13. tinggal nyari tiket promonya aja nih berarti..
    dari dulu udah pengin mampir ke makassar
    ga pernah kesampaian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihihi ini pun kalau gak karna kondangan ya gak jalan mas helga

      Delete
  14. Wowowo .... perjalanannya kereeen.

    Ih Dirimu gak ngabarin. Saya juga gak ngeh aih aih ... kita gak kopdaran jadinya -_-
    *hihi ngambek lagi*

    Kondangan siapa di Makassar, Laili? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha lupaa kalau mbak mugniar juga ada di Makassar.

      ke nikahan teman kerja yang lumayan dekat mbak ^^

      Delete
  15. Itu samalona udah ada payung2 manja yaaa ??? Kapan lalu aku kesana masih sepi asri dan di kodingareng keke sempet nemu kucing yang berkeliaran manja disana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hooh udah ada payung payung unyu dan laybag segala.

      Hooo..
      Kucing ya?
      aku gak nemu kemarin. Udah mati kali yah..

      Delete
  16. Sampahnya bawa pulang nanti dia nangis kalo ditinggal <---bisa ae ngasi pengandaiannya

    Rflek ngakak yang pas bagian ngomong duaaaaa ala sarimi isi dua hahhha

    Btw deminapa udin panas2an gitu masih tetep gorjes en flawless ehmmm


    Eh tapi postingan ini ada pesan moral yang ga bole dilakukan yaitu curi aja kapal karam buat biaya nikah ahahahhahahahah kampreddd

    Ya dah ga jadi snorkeling gapapa yang penting membulatkan tahu ehhhh, membulatkan tekad buat foto foto dan bomerangan ahhahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaa flawless di foto mbak nit. pas udah pulang nyampe kosan ya udah gosong banget gitu.
      Aku mah kalau urusan gosong menggosong cepet banget.

      Delete

Tanda tangan berupa ketikan komentar di perbolehkan. GRATIS! ^^

Entri Populer

Challenge

Mau Liat Post yang lain?

@khoirurosida on Instagram