Look At Me

a blog by Laili Umdatul Khoirurosida

Adek photo-genic

selamat hari minggu!
lagi kangen banget sama adek keponakan dirumah, namanya Radit. Sekarang sih udah 4th, TK dia. Ceritanya sekarang lagi banyak banget tugas, banyak banget ujian didepan mata. Mulai dari tryout, ukk, ujian praktek, sampe nanti akhirnya ujian nasional yang *oh mygod* semakin dekat. Jadi meskipun rumah dekat, tapi lebih milih nggak pulang dan berdiam diri di kos.
Radit ini menurutku anak kecil super luar biasa sekali haha. Dia paling suka di bacain dongeng sama tante tantenya, udah bisa ngomong jelas sejak umurnya 1th-an, udah ahli main game di komputer *tapi kayaknya yang terakhir itu nggak baik dehya*, dan dari kecil adek ponakan yang satu ini adalah adek yang photogenic, tiap ada yang mau foto dia dia pasti langsung lihat arah kamera dan action!
mungkin karena orang orang disekitarnya juga fotogenic? haha.
salah satunya ya.. tantenya yang ini. ebuset baru nyadar kalo udah jadi tante ._.v
tapi dia manggil aku bukan tante untungnya, tapi tata. ya dia manggil aku tata.

waktu itu pas acara nikahannya mbakku yang udah aku posting (disini) aku sama dia iseng iseng selfie di kamar yang berantakan.


Kalo di inget inget sih.. lucu gitu, dari foto yang di bawah dia action yang aku nggak ngerti maksudnya apa, pas liat hasilnya dia bilang 'Ah ta, kok jelek. lagi lagi lagi!'
kemudian foto lagi.
dan lagi.
dan lagi.
sampe akhirnya di foto yang paling akhir di kanan-atas sendiri dia bilang
'Yee taa radit keliatan ganteng'

huahahaha

dasar.

PUISI - TULISAN - GALAU

Pas keputrian, bu umi -selaku penceramah- berceramah diaula. Keputrian itu semacam ceramah bagi putri putri SMK TELKOM pas hari jumat siang, ketika yang laki laki pada solat jumat, yang putri ya keputrian. Sembari mendengarkan dan meresume ceramah bu umi, saya main main sama kata kata. pilih pilih diksi, dan tiba tiba muncul lah puisi ini.

serius ini random, nggak ada maksud buat nyinggung. buat ngungkit. buat apalah.. tapi emang yang ada di kepalaku waktu itu ya ini. kata kata ini. jadilah begini.

gambar : awan sore 8 maret 2013

Flexi, Jangan tutup dong

Denger denger sih CDMA mau tutup.

Merdeka.com - Hampir sudah tak ada lagi penambahan jumlah pelanggan, ditambah dengan tak ada lagi penambahan jaringan dan kegiatan pemasaran, maka empat layanan fixed wireless access (FWA) berteknologi CDMA diprediksi mati tahun ini
Keempat layanan tersebut adalah Flexi, StarOne, Hepi, dan Esia. Pada layanan Flexi, Telkom ternyata tak kuasa menahan penurunan jumlah pelanggannya, hingga BUMN telekomunikasi itu memiliki rencana memigrasikan layanan FWA tersebut ke seluler (Telkomsel).

Aku agak kecewa dengernya.

#flexijangantutupdong

Kenapa aku pake flexi?

1.       Karena orang tuaku make flexi
Orang tuaku sekarang sudah bisa dibilang berumur –hiks sedih-, ayah ibu bahkan nggak lancar ngetik sms. Bisanya nelfon. Dan flexi, entah kenapa sampai detik ini masih jadi yang favorit dihati mereka. Denger denger sih gara gara temen sepergaulan dan seumuran ayah ibu pada make flexi semua, dan jadi kesimpulannya orang tuaku make flexi karena sesungguhnya nelfon ke sesama flexi itu murah. Jadi kalo ada butuh apa apa sama temen temennya. Tinggal telfon, “lebih lega ngomong, daripada lewat tulisan”, katanya.

2.       Flexi lebih irit kan?
Karena orang tuaku sama sama make flexi maka, pulsa flexi ku sangat lah awet. Cukup isi 5ribu, bisa tahan berbulan bulan –asal belum masuk masa grace- aku nggak bakal isi pulsa. Soalnya sih biasanya aku misscall ayah atau ibuk, beberapa menit kemudian pasti ada panggilan masuk. Haha.
Jadi kesimpulannya, hape flexiku ini nggak pernah aku pake telfon, seringnya di pake misscall biar dapet telfon balik, dan otomatis pulsa nggak abis :p

3.       Flexi perhatian. 

Ini buktinya

Pernikahan yang kedua

Hei kalo baca judulnya jangan mikir yang enggak enggak dulu ya.
Ini bukan tentang pernikahan seorang suami dengan istri kedua, bukan tentang istri dengan suami kedua tapi lebih tepatnya pernikahan kakakku yang ke dua hehe. Aku sih manggilnya embak, bukan kakak. maklum lah wong ndeso lebih enakan manggil embak daripada kakak, lebih enak manggil ayah-ibuk daripada papah-mahah or mami-papi.

2 minggu yang lalu, mbakku yang pertama sudah pindah kerumahnya sendiri, ya nggak sendiri sih tapi sama suaminya *yaiyalah*. Jadi mbak ica -panggilan mbakku yang pertama- udah nggak serumah lagi sama ayah sama ibuk.  Kodrat seorang istri memang harus mengikuti suaminya. Pada akhirnya seorang ayah harus merelakan anaknya perempuannya pergi dengan kehidupannya yang baru dengan suaminya. Dan seorang ibu akan tetap mendoakan putrinya dari jauh.

Sekitar seminggu yang lalu 3 februari, Mbakku yang kedua -panggilannya sih mbak ninis- nyusul nikah. Bukan nyusul pindah rumah. Yadong harus nikah dulu kalo mau serumah :)) Dan pada akhirnya seorang ayah harus merelakan anak perempuannya -pergi lagi- dengan kehidupannya barunya.

aiih sudah punya buku kembar

"Mulai tahun ini bayar zakat mbak ninis udah bukan tanggungan ayah, tapi tanggungan suaminya"

prosesi ijab kabul

akad nikah berlangsung pagi jam 9. 
nggak ada 10 menit, tiba tiba saksi sahut sahutan bilang "Sah" ciee ;))

#WIKUFEST3 - 2014 - Day 2

Halo sebelumnya dibaca dulu ya tentang Wikufest3 - Day1 nya disini (click) biar nanti nyambung baca postingan yang ini hehe
Weyaah!
Langsung saja

ini dia.
Hari Kedua Wikufest.

foto by @medsantelkom crew

Pagi itu langitnya mendung, hujan rintik malah. Bumi basah. Iya. Lapangan basket SMK TELKOM SANDHY PUTRA MALANG juga basah. Kalo pada umumnya orang orang bilang 'hujan hujan paling enak tidur' em kayaknya sugesti itu nggak berlaku buat tanggal 25-januari-2014. kenapa? karena masih ada Acara Wikufest3!
tsaah.
foto by @medsantelkom crew

#WIKUFEST3 - 2014 - Day 1

Hari pertama Wikufest3 - 2014.
By the way. ini lanjutan dari post sebelumnya (click)


***

“Hari ini masuk jam berapa Tak?” –aku nanya ke temen kos nih ceritanya-
“Jam 7 paling lil?” –dia jawab-

Jadi pagi itu aku pergi ke sekekolah jam 7, tepat waktu lho. Nggak Telat. –tumben?-

Tapi ternyata pas nyampe di sekolah pintu aulanya belom dibuka, karena aulanya belum dibuka dan banyak siswa yang datengnya jam 7 maka yang terjadi adalah penumpukan siswa didepan aula. Maksudnya di depan aula jadi banyak siswa gitu loh, membentuk gerombolan gerombolan kecil.  Ada sih yang beberapa yang lebih milih duduk-duduk di kantin.



Tapi banyak juga yang rela nunggu di depan aula. Dan inilah yang terjadi ketika terjadi penumpukan siswa didepan aula, foto dulu ye. Tebak aku yang mana ? cih ga penting banget ya. Oke ga bakal aku sebutin juga siapa siapa yang ada di foto ini, nanti capek sendiri lagi. Foto ini diambil sama randy pake kameranya keceng(riza)  yang demi ngambil fotonya sampe jongkok atau gaktau deh posisinya dia sampe absurd gitu.

Ada juga yang begini nih fotonya



Kalo yang ini di ambil pake kameranya adek adek @medsantelkom
back to top