Tak sebercanda itu

April 01, 2016

Riyani mengigit ujung bibirnya, sepertinya ragu ingin mengucap kata kata. Kadang kadang Riyani buang muka dari cowok dihadapannya. Tangannya menggenggam rok abu abu yang sedang Ia pakai. Lututnya dipantul pantulkan, seperti seseorang yang menahan rasa ingin buang air kecil.
Supri pun heran dengan tingkah laku kekasihnya kala itu, tak biasanya Ia diam begini, apalagi buang muka. Ada apa gerangan ? Biasanya Riyani paling hobi menggoda supri dengan sengaja melihatnya makan mie ayam sampai Ia sendiri salah tingkah. Ia lanjutkan saja makan mie ayam yang masih tersisa separuh dalam mangkuk dihadapannya, Ia tak ingin menanyakan apa apa. Mungkin riyani masih galau antara kerja atau kuliah, begitu pikirnya.

"Sup"
"Iya ni? kamu lapar? alah gitu aja gak berani bilang"
Supri menaruh sumpitnya di atas mangkuk, lalu bersiap siap memanggil pelayan untuk memesan satu mangkok mi ayam lagi. Namun sebelum hal itu terjadi, riyani memanggilnya lagi.
"Eh sup"
"Apa ni? Kamu kebelet pipis?"
"Enggak kok", kemudian riyani buang muka lagi.
"Lha terus kenapa?"
"Nggak papa"

Didalem hati, supri sudah jengkel mendengar jawaban "Nggak papa" dari kekasihnya itu, karna nggak papa bisa saja berarti ada apa apa. Lalu Ia melanjutkan makan mie ayamnya lagi, sayang masih tinggal seperempat. Tapi lama lama ia tidak nyaman dipandangi riyani dengan tatapan asing itu.

"Ada yang mau dibicarakan ni?"
Hening sepersekian detik, kemudian dengan cepat secepat Riyani berkata, "Aku mau putus".
Hening.
Satu menit.
Saling menundukkan kepala.
Mie ayam yang tadi ingin dihabiskan Supri rasanya tidak menarik lagi. Yang lebih menarik saat ini adalah, menyelesaikan apa yang barusaja diutarakan oleh Riyani.

"Putus? Lagi?", Supri terheran heran.
"Iya Lagi", masih dengan intonasi yang kaku dan cepat Riyani berkata seperti itu.
"Kenapa?"
"Sebentar lagi kan UAN"
Supri menggeleng gelengkan kepala, seperti tak menyangka. Sudah berkali kali kekasihnya itu ingin pergi. Namun sekarang, alasan apa lagi yang akan di utarakan oleh Riyani? UAN? Yang benar Saja?
Mereka terlibat percakapan panjang yang kaku setelah itu.

Tak lama kemudian, Aku melihat pasangan Supriyani (Supri dan Riyani) beranjak pergi. Supri membayar mi ayam yang Ia makan diwarung depan sekolahnya lalu pergi membonceng Riyani dan mengantarkannya pulang. Sayang sekali hubungan pasangan hits itu sepertinya kandas juga. Bayangkan, berapa banyak foto yang harus mereka hapus di akun instagram mereka masing masing supaya tak membuat kekasih masa depan mereka masing masing cemburu.

1 Minggu berikutnya, Aku makan lagi di warung Mie ayam tempat TKP putusnya Supriyani. Kali ini, Supri datang dengan wanita yang berbeda. Entah siapa

"Hai Sup aku nggak serius minta putus kok. April Mop!!!" Riyani datang dengan wajah berbunga bunga. Berharap supri yang di hadapannya kaget.
"Kenalin ini pacar baru aku", Balas supri kemudian.
Wajah Riyani berubah datar, matanya berkaca kaca.
"Aku kira dia kakak kamu" Riyani menjawab hati hati, berharap supri juga mengatakan hal yang sama yaitu "April Mop!"

Aku dari ujung warung heran melihat tingkah pasangan hits itu. Supri tak kunjung berkata April Mop lagi. Dan sampai saat ini, rupanya Riyani tak percaya bahwa Ia benar benar telah putus dari Supri.
“Jangan pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu.” ― Sujiwo Tejo

Dan buat kamu kamu kamu yang sudah ditinggal pergi, maka jangan pernah berharap Ia kembali lagi.
si-Apa yang sudah pergi tidak akan sama, pun jika Ia kembali.
Dan si-Apa yang sudah pergi, mungkin sudah bahagia kini.
Hatinya yang dulu pernah kamu tempati, sudah ada isi pengganti. - Quotes By Me

Btw ini post fiksi belaka. Kalo ada kesamaan nama, tempat, pasti itu disengaja.
Selamat UN buat yang lagi UN.


You Might Also Like

45 tanda tangan

  1. Kamu kira hati ini ding-dong?
    yang bisa dengan mudah kamu mainin?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha ding dong apa tuh ? Aku biasanya main odong odong dib , ga ngerti begituan wkwk

      Delete
  2. Pas si supri ngenalin pacar barunya, muka riyani berubah datar
    Berarti idungnya masuk ke dalem ya
    Kan datar
    Riyani kebanyakan buang muka sih
    Itu gimana caranya ngebuang muka y?

    ReplyDelete
  3. Haduuuuh pesan tersiratnya ngena, Li :')
    Berjuang tak sebercanda itu. Hati nggak boleh dibawa bercanda.

    Riyani sih. Gegayaan pake april mop segala. Kasihan Supri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya tergantung dari sudut pandang mana, kalau dari sudut pandang riyani kasian ya ditinggal seminggu kemudian *nyesekh hahaa

      Delete
  4. jadi buat April Mop, bercanda putus kayaknya mendingan jangan ya, biar nggak ngenes kayak Riyani... hehehehehe... Padahal pasangan Supri dan Riyani, dari namanya udah berjodoh tuh, jadi entar Supriyani bisa dijadiin nama anak oleh mereka, Iya kan? :)

    ReplyDelete
  5. “Jangan pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu.” ― Sujiwo Tejo

    gagal paham aku mbak dengan quote ini #mikir keras

    berkahkhair

    ReplyDelete
  6. Kok... April Mop jangan dibercandain deh -_- itu jadi Riyani ngenesnya udah tingkat dewa -_-

    Aku pernah di tembak cewek, pas udah seneng-senengnya, ternyata cuma aprilmop. Kan taik -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal udah ngarep ya feb ?

      HAHAHAHAAA PRAY FOR BANG FEB (2)

      Delete
    2. Udah ngarep banget :'

      HAHAHAHAAA PRAY FOR DIRI SENDIRI (1945)

      Delete
  7. Supriyani.. Ya Allah.. dari namanya aja udah klop banget!

    Putus, dan dikenalkan pacar barunya...

    OMG... nyeseekk bangeet...!!!

    ReplyDelete
  8. Akhir dari lelucon april mop yang satu ini bikin nyesek, joke yang disangkut pautin sama masalah percintaan justru melahirkan masalah yang serius, serius bikin galau *apa sih ini--"

    Masalah hati malah di jadiin bahan bercandaan, ending-endingnya sakit hati sendiri kan. Gws Riyani, semoga nantinya nggak akan seceroboh itu. Congrats buat Supri dan pacar barunya, long last~

    ReplyDelete
  9. Nyeseeeeek li. Si yani juga goblok beud sih. Hahahahaa
    Bener tuh quotenya pakde jiwo. G usah sengaja pergi dan sok lari, karena semua akan nyesek pada waktunya

    ReplyDelete
  10. Replies
    1. Iya bikin cerita buat april mop, pas banget sama momen UN :D

      Delete
  11. Kok aku berasa sedih gini yah.


    *April mop

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi lo boongan ya sedihnya ? ululuuu.. dasar pembohong wkwk

      Delete
  12. Hm... Supri cepet amat langsung ganti. Tapi anjirrrr deh, masih ada aja April Mop begitu. Seumur-umur gue nggak pernah bercanda pake April Mop gitu. Gak jelas menurut gue. Haha. XD

    Wuih, kutipan Mbah Tejo itu mantap, ya!

    Btw, blog gue pindah ke akbaryoga(dot)com nih, Da. Kalo nggak bisa dibuka katanya suruh clear browser cache atau hapus dns cache dulu. Btw, makasih ya sebelumnya. Maaf ngerepotin. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya cepet banget. Bisa gitu ya ?
      hahaa..
      Oke ciye .com ciye

      Delete
  13. Kutipannya mbah Tedjo emang pas banget hahahhahah

    ReplyDelete
  14. Quote terakhir... Quote terakhiiir... :') Berasa ditampar, euy!

    Btw, Malang juga ya? Waaah! Hai hai salam kenal aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Aku ga bermaksud nampar padahal :'))
      Iya malang juga. :D
      tp lagi domisili jkt si

      Delete
  15. duh jadi inget mantan *acak-acak tong sampah*

    ReplyDelete
  16. Yang pergi itu biarkan saja pergi, tetapi kita harus selalu mendoakan yang terbaik untuknya :)

    ReplyDelete
  17. Suatu hari aku pergi ke warung mie ayam tempat Supriyani putus.
    Kulihat kini Riyani tak sendiri. Supri yang saat itu sedang di warung yang sama pun mendekati Riyani lalu bilang, "Ni, cewe yang aku bawa kemarin bukan pacarku kok. Itu ipar doang. April Mop!!" "Kenalin Sup ini pacar baru aku beneran.."

    Lalu bulan berikutnya pun kisah itu kembali berulang. Ternyata mereka pasangan yang nggak pernah serius dan suka bercanda.

    #Eeeh seenaknya lanjutin cerita orang

    Jangan main-main sama hati deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ini ide bagus juga. Jadi ceirtanya ngetwist lagi yak.

      Delete
  18. huhu deg2an sama hasil UN lulus nggak yaa *mendadak throwback

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa dulua mah pas udah UN masih deg degan sama hasilnya

      Delete
  19. Ecieeeeeh ihir.. Kamu uda bisa move on yaa, aku sedih >.<
    Kadang iseng pergi,biar dicari #eh

    ReplyDelete
  20. serasa membaca teenlit jaman smu euy hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya ? Dulu sih aku memang pembaca teenlit sejati, sehari bisa 3 novel kalau bener bener nganggur.
      Kok bisa sampe kebawa kedalam tulisan yak

      Delete

Tanda tangan berupa ketikan komentar di perbolehkan. GRATIS! ^^

Entri Populer

Challenge

@khoirurosida on Instagram