Look At Me

a blog by Laili Umdatul Khoirurosida



Poin penting dari Funtalk HomecreditId - kelas financial lewat Live instagram



Sebagai ibu rumah tangga yang masih baru, saya termasuk golongan orang-orang yang kalau ada kelas financial pasti langsung pengen ikutan karena saya sendiri belum begitu pro dan belum terlalu pandai dalam mengatur keuangan keluarga. Apalagi dimasa pandemi yang seperti sekarang, semua serba tidak pasti (kapan pandemi ini akan berakhir? apakah keuangan kita akan selalu stabil?), maka kita harus bisa mengatur keuangan sebab itu adalah kunci dari dompet aman - keluarga nyaman.

Waktu ada info mengenai kelas financial yang diadakan via Live instagram bersama kak Dipa Andika seorang financial planner dan Homecredit ID tanggal 2 September 2020 saya langsung bersemangat, karena ya kapan lagi dapet ilmu gratis tentang kelas financial macam ini kan ? Beberapa hal yang bisa diambil sisi positifnya dari masa pandemi ini adalah : "Makin banyak kelas gratis yang berguna lewat live instagram" salah satunya adalah di Instagram home credit ini. Tiap minggu mereka selalu mengadakan acara live ig bersama narasumber tertentu untuk sharing mengenai banyak hal misalnya kehidupan, financial, bahkan resep bahagia lewat tertawa.

Nah dari Fun talk live IG - Homecreditid bersama kak Dipa kemarin, beberapa poin penting yang sempat saya catat adalah sebagai berikut :



1. Dana darurat

Investasi apakah bisa dilakukan jika kita mengikuti tetap gaya hidup?

Tentu saja bisa jika gaji kita stabil, cukup, tidak terganggu apalagi dimasa pandemi ini. Namun jika yang terjadi pemasukan kita terganggu, maka saat ini adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk menahan diri dari hal-hal yang tidak terlalu penting apalagi yang sifatnya hanya menunjang gaya hidup. Di masa yang seperti ini, seharusnya kita lebih bisa menentukan prioritas apa yang perlu dan apa yang tidak perlu. 

Dana Darurat  adalah hal yang sangat penting untuk dipersiapkan, karena dimasa yang seperti ini dana darurat akan sangat mungkin untuk dipakai. Bagaimana jika sebelumnya kita belum menyiapkan dana darurat? pastilah kelabakan jika tiba-tiba gaji dipotong atau bahkan tiba-tiba pemasukan tidak ada.

Berapakah dana darurat yang harus dipersiapkan?
a. Bagi keluarga yang masih belum memiliki anak, atau mungkin seseorang yang masih single : dana darurat itu kalau bisa adalah sebesar 6x jumlah pemasukan atau 6x jumlah pengeluaran.

b. Bagi keluarga yang sudah memiliki anak 1 : dana darurat itu kalau bisa adalah sebesar 9x jumlah pemasukan atau 9x jumlah pengeluaran.

c. Bagi keluarga yang sudah memiliki anak lebih dari 1 : dana darurat itu kalau bisa adalah sebesar 12x jumlah pemasukan atau 12x jumlah pengeluaran.

Nah bagaimana caranya supaya bisa punya dana darurat sebesar itu?


2. INVESTASI

investasi memang identik dengan saham dan reksadana, tapi untuk ibu-ibu semacam saya yang masih awam tentang hal tersebut investasi paling sederhana dapat dilakukan dengan cara menabung.

Kadang mah boro boro ada dana darurat, tiap bulan cukup ajaa alhamdulilah. ya kan?


Makanyaa pesan dari kak Dipa adalah 

MENABUNG JANGAN PERNAH DIBELAKANG. MENABUNG HARUS DIANGGARKAN DIDEPAN (TIDAK MENUNGGU UANG SISA)


hayolo siapa yang masih suka nabung nunggu kalo ada uang sisa? aku salah satunya.

Kayak tertampar banget sih waktu dikasih tau hal ini, sepele kedengarannya tapi susah sekali dilakukanya.

Di jaman yang serba canggih ini, bahkan investasi bisa dimulai dari 10.000 rupiah saja. Caranya : kita harus banyak cari informasi dan belajar. Tapi kalau misal takut investasi, dan belum ada waktu belajar maka sebaiknya balik ke opsi paling mudah tadi yaitu menabung (menyisihkan uang bahkan diawal bulan).


2. Pentingnya pencatatan keuangan

Dana darurat dan investas (menabung), tidak akan terlaksana jika pencatatan keuangan dalam keluarga berantakan. Contoh saja, ketika ada pemasukan, tapi tidak ada pencatatan maka yang terjadi adalah "tau tau uang habis".

Kemanakah uang-uang itu pergi?

Sebelum dilakukan pengeluaran, ada baiknya dilakukan perencanaan - selanjutnya dilakukan pencatatan. Tapi kalau perencanaan saja susah, ya minimal dicatat.
Ketika pencatatan uang dilakukan, maka akan sangat membantu untuk mengontrol keuangan dalam rumah tangga.

Tapi mencatat itu kan ribet?
nah lebih ribet mana sama nggak punya uang hayo?

Kalau kata kak Dipa sih

LEBIH CAPEK MENCATAT MEMANG , TAPI LEBIH PUSING KALAU UANG NGGAK DICATAT TAU TAU ABIS DAN NGGAK PUNYA UANG

Kan kan. menohok lagi.

Yang penting, pencatatan ini tidak ditunda. Setiap ada pengeluaran uang, maka dicatat bisa dinotes hape atau dicatatan semacam google sheet yang bisa di synchronize dengan beberapa akun (dalam hal keluarga maka bisa untuk akun suami dan istri sehingga pencatatan keuangan dalam keluarga semakin transparan).


3. Jangan menambah hutang

Agak klise memang tentang hutang ini, ketika tidak punya uang biasanya kita akan berhutang. Tapi dimasa yang tidak pasti ini usahakan untuk memangkas pengeluaran tidak perlu dan berhemat supaya tidak menambah hutang. Jika ada hutang, itu adalah prioritas yang harus diselesaikan supaya pos keuangan yang lainnya bisa stabil. 

4. Pentingkah asuransi ?

Untuk sekarang apalagi di masa pandemi saat ini, asuransi sangat penting karena kita tidak tau kapan butuh (jika masuk rumah sakit). Menurut kak Dipa lebih baik membayar premi yang konstan tiap bulan atau tiap taun daripada waktu masuk rumah sakit lebih banyak keluar uang (karena biaya rumah sakit tidak pernah bisa diprediksi alias termasuk pengeluaran mendadak). 

Asuransi yang paling basic yang dibutuhkan adalah asuransi kesehatan, jika sudah ada asuransi dari kantor maka itu lebih baik. Ada masanya kita memang harus menjaga kesehatan supaya terhindar dari yang namanya sakit dan masuk rumah sakit, salah satu yang bisa kita lakukan dari rumah adalah olahraga.

Nah tapi ngomong ngomong soal olahraga, ini juga penting lho untuk perencanaannya. Tau sendiri kan kalau olahraga bersepeda ini lagi hits ? Jangan sampai ikut-ikutan trend lalu membeli sepeda dan peralatannya yang lain tanpa mempertimbangkan keuangan kita ya.

Nah itu tadi poin poin penting yang sempat saya catat sewaktu mengikuti Fun Talk bersama kak Dipa di IG Live Homecredit ID, banyak juga hal hal kecil yang sempat saya dengar seperti "kalau ada diskon, jika memang itu barang yang butuh dimasa depan ya tidak apa apa dibeli (misalnya popok anak) tapi jika tidak perlu maka jangan dibeli (misal diskon makeup hihi ini aku bannget)"


Dan yang terakhir, jangan banyak banyak pegang uang cash karena nanti tergoda untuk selalu memakainya ketika sedang bepergian. 

Itu dulu yang bisa dishare dari  Fun Talk bersama kak Dipa di IG Live Homecredit ID, sebenernya kurang banget 1 jam ngomongin hal beginian. Semoga lain kali ada sambungannya ya :D

Comments

  1. Aku jg simak funtalk nya, jadi semangat siapin dana darurat yg ternyata ga bisa disamakan dengan investasi ya.

    ReplyDelete
  2. salut pada financial planner yang kece2 kontennya bikin masyarakat pada melek keuangan

    ReplyDelete
  3. Menurut saya asuransi itu penting mba, kita kudu alokasikan dana secara khusus ut itu

    ReplyDelete
  4. Yaa, dana darurat emang penting, mbak. Apalagi di saat corona seperti ini.
    BTW, dana daruratku udah semakin menipis, nih, hehehe. Hiksss :((

    ReplyDelete

Post a Comment

Tanda tangan berupa ketikan komentar di perbolehkan. GRATIS! ^^

back to top